PT. Shelltec Hydraulic Indonesia, Ekspor Accumulator Shell Ke Jerman
Koran Bintan.com | LOBAM — PT. Shelltec Hydraulic Indonesia yang beroperasi di Kawasan Industri Bintan (KIB) Lobam, Bintan melakukan ekspor perdana produk accumulator shell ke negara Jerman melalui Singapura (transhipment) pada Senin (24/8/2026).
Hanya dalam jangka waktu satu bulan saja, PT. Shelltec yang berdiri pada Juli 2026 lalu ini menunjukkan komitmennya sebagai sebuah perusahaan profesional yang mengkhususkan diri dalam desain dan fabrikasi tabung akumulator serta tabung gas berbagai tipe dan kapasitas.
Sebanyak 200 tabung accumulator yang disusun diatas palet kayu dimasukkan ke dalam kontainer menggunakan forklift untuk dikirim dari Lobam, Bintan ke Singapura sebelum menuju negara tujuan akhir di Jerman.
Baca juga: PM Wong: Singapura Masih Membutuhkan Tenaga Kerja Asing
Wei Sheng, Direktur PT. Shelltec dalam sambutannya berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu terwujudnya ekspor perdana perusahaannya ke negara Jerman tersebut. "Terutama kepada beacukai dan Pemerintah Kabupaten Bintan yang selama ini setia membantu hingga terlaksananya ekspor hari ini," kata Wei Sheng.
Selain itu, ucapan terimakasihnya juga disampaikan secara khusus kepada seluruh karyawan perusahaanya yang telah membantu hingga perusahaan bisa sampai ke tahapan ini. "Dan juga karyawan perusahaan ini yang telah membantu pertumbuhan perusahaan. Saya berharap kita semua dapat berkembang dan terus maju,” ujarnya.
Sedangkan Manager Operasional PT. Shelltec, M. Fadli mengatakan, nilai ekspor perdana tersebut mencapai sekitar 59 ribu Euro atau sekitar Rp1,2 miliar. “Nilainya sekitar 59 ribu Euro,” kata Fadli.
Menurutnya, accumulator shell yang diproduksi oleh 25 tenaga kerja yang ada di PT. Shelltec ini merupakan salah satu komponen yang digunakan untuk kebutuhan industri, termasuk dukungan terhadap industri minyak dan gas bumi (migas).
Baca juga: Selain Reklamasi 3 Pulau, Singapura Akan Bangun Terowongan Bawah Laut
Terlihat hadir dalam acara itu, Kabid Perdagangan Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Bintan, Setia Kurniawan dan Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai I, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tanjungpinang, Erwan Saeful Kholik.
"Kita pasti mendukung ekspor dari Lobam ini. Salah satu keunggulan dari sini bebas pajak ekspor dan juga PPN. Dengan adanya ekspor dari Bintan ini akan meningkatkan daya saing produk dari Indonesia serta meningkatkan nilai ekonomi Indonesia,” ujar Erwan Saeful.(sam)