Ketua Umum PWI Pusat Buka Uji Kompetensi Wartawan Kepri 2026

KEPRINESIA 18 Sep 2026 20:57 3 min read 50 views By Eva
Ketua Umum PWI Pusat Buka Uji Kompetensi Wartawan Kepri 2026
Ketua Umum Persatuan wartawan Indonesia Pusat Akhmad Munir membuka Uji Kompetensi Wartawan PWI Kepulauan Riau 2026 di Balairung Sari, BP Batam, Jumat (18/9/2026).

Koran Bintan.com | BATAM — Ketua Umum Persatuan wartawan Indonesia (PWI) Pusat Akhmad Munir resmi membuka Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Kepulauan Riau (Kepri) 2026 di Balairung Sari, BP Batam, Jumat (18/9/2026).

Dalam sambutannya, Akhmad Munir meminta 36 peserta UKW tidak terlalu tegang menghadapi rangkaian ujian. Ia berpesan agar peserta tetap santai, tetapi fokus dalam mengikuti setiap tahapan uji kompetensi.

"UKW ini adalah momentum penting untuk mengukur dan meningkatkan kualitas diri. Saya berharap para peserta bisa santai menjalani ujian dan mendapatkan hasil yang maksimal," ujar Akhmad Munir.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder di Kepri yang terus mendukung peningkatan kapasitas dan profesionalisme wartawan.

Baca juga: Pengurus PWI Provinsi Kepri Dilantik Ulang, Harus Siap Hadapi Tantangan Era AI

Menurutnya, UKW menjadi salah satu bagian penting dalam memastikan wartawan memiliki kompetensi dan standar profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik.

UKW PWI Kepri 2026 mengusung tema "Menegakkan Integritas dan Profesional Pers demi Menjaga Marwah Negeri". Kegiatan berlangsung selama dua hari, 18-19 September 2026, dan diikuti 36 peserta.

Dari jumlah tersebut, 15 peserta mengikuti jenjang Muda, 14 peserta jenjang Madya, dan tujuh peserta jenjang Utama.

Untuk memberikan gambaran situasi jurnalistik di lapangan, UKW kali ini juga menghadirkan simulasi konferensi pers dan doorstop bersama Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Dr. Nona Pricillia Ohei, Kepala Dinas Kominfo Kota Batam Rudi Panjaitan, serta Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Ariastuty Sirait.

Sementara itu Ketua DPRD Provinsi Kepri Iman Sutiawan menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan UKW yang digelar PWI Kepri.

Iman mendoakan seluruh peserta UKW dapat mengikuti rangkaian ujian dengan baik dan dinyatakan lulus. Ia juga menyatakan kesiapan DPRD Kepri untuk memperkuat sinergi dengan PWI dalam mendukung penyampaian informasi yang edukatif dan kondusif kepada masyarakat.

Iman menilai peningkatan kompetensi wartawan melalui sertifikasi menjadi bagian penting dalam menjaga profesionalisme insan pers di Kepulauan Riau.

Ketua DPRD Kepri ini berharap kepengurusan PWI Kepri di bawah kepemimpinan Saibansah Dardani dapat terus berkontribusi dalam menjaga iklim informasi yang kondusif, aman, dan nyaman bagi masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau.

“Saya mendoakan teman-teman yang ikut UKW bisa lulus semua. Kegiatan pelantikan ini sangat strategis karena dirangkai langsung dengan pelaksanaan UKW. Pers memiliki peran yang sangat besar dalam penyampaian informasi, dan banyak pelajaran berharga yang saya peroleh dari teman-teman wartawan. Kami siap bersinergi dengan PWI,” ujar Iman.

Baca juga: Satu-Satunya Dari Luar, Kepala Bapenda Bintan Setioso Ikut JPT Pratama Kepri

Sedangkan Direktur UKW PWI Pusat Aat Surya Safaat menegaskan, standar kompetensi yang diterapkan PWI Pusat tidak hanya menekankan kemampuan teknis jurnalistik, tetapi juga integritas peserta.

Karena itu, peserta dilarang menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) selama mengikuti ujian.

"Penggunaan AI dilarang keras. Jika ketahuan, itu langsung merusak integritas peserta. Penguji sangat mudah mengenali ketidaksesuaian antara karya buatan AI dengan kemampuan asli peserta," tegas Aat.

Ia menekankan, UKW bukan sekadar ujian untuk mendapatkan sertifikat kompetensi. Lebih dari itu, proses tersebut menjadi sarana untuk mengukur kemampuan wartawan sekaligus menjaga standar profesionalisme pers.(eva)

Chat with us on WhatsApp