Baru Tanggal 5 September, UPTD Damkar Sudah Tangani Empat Karhutla

BINTAN 06 Sep 2026 22:31 2 min read 126 views By Samsul
Baru Tanggal 5 September, UPTD Damkar Sudah Tangani Empat Karhutla
Regu pemadam kebakaran UPTD Damkar Tanjunguban terlihat berjibaku berjuang memadamkan api yang terjadi di sekitar Desa Kuala Sempang.

Koran Bintan.com | TANJUNGUBAN — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepertinya tidak mau pergi dari wilayah kerja UPTD Damkar Tanjunguban. Terakhir, karhutla terjadi di jalan Tanjung Arang dan Jalan Sei Tekah, Desa Kuala Sempang, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Bintan, pada Sabtu (5/9/2026).

"Dari data kita, kejadian di Desa Kuala Sempang ini menjadi yang keempat di periode September 2026. Luas lahan yang terbakar mencapai 3 hektar," ungkap Kepala UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Tanjunguban, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bintan, Panyodi, Minggu (6/9/2026). 

Menurut Panyodi, guna mencegah meluasnya area kebakaran karhutla di Tanjung Arang dan Jalan Sei Tekah, regu pemadam kebakaran Tanjunguban membutuhkan waktu lima jam, mulai dari pukul 14.39 WIB hingga 19.30 WIB untuk memadamkan kobaran api yang terus membumbung tinggi.

Baca juga: Seram! Ada Buaya 2 Meter Berkeliaran di Selokan Perumahan Telaga Surya

Disinggung apa atau siapa yang melakukan pembakaran, Panyodi mengatakan kalau mereka hanya menerima laporan dari masyarakat yang sudah melihat api membesar dan membakar semak-semak dan belukar dari kejauhan. 

Dalam menangani kebakaran yang terjadi, Panyodi mengaku turut dibantu sejumlah pihak seperti pihak kepolisian, perangkat desa setempat serta petugas dari Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Tanjunguban. "Alhamdulillah kolaborasi kita dengan semua pihak berjalan lancar dan saling dukung," puji Panyodi.

Seraya mengakhiri, Panyodi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar atau membakar sampah sembarangan, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan angin kencang yang dapat mempercepat penyebaran api.

Baca juga: Sepekan, Damkar Tanjunguban Jungkir Balik Padamkan Si Jago Merah

Dari pantauan Koran Bintan, sepanjang jalan Lintas Barat, mulai dari lahan yang dikuasai PT. Surya Bangun Pertiwi (SBP), tidak jauh dari kantor camat Seri Kuala Lobam terlihat dipenuhi dengan sisa-sisa kejadian kebakaran. 

Sejumlah pohon di kiri kanan jalan terlihat menghitam dan mengering karena terbakar sehingga meninggalkan pemandangan cukup luas untuk melihat apa yang ada di tengah-tengah lahan yang terbakar. 

Pemandangan serupa juga terlihat tidak jauh dari jembatan pertama yang menghubungkan Desa Busung dan Desa Kuala Sempang. Bau gosong atau bau asap menyengat paska kebakaran besar masih bisa dihirup disepanjang jalan hingga ke persimpangan Ekang-Penaga.

"Kebun pisang kami habis terbakar, padahal sudah mau panen," ujar Akim, warga Desa Kuala Sempang terdengar kesal.(sam)

Chat with us on WhatsApp