Satu-Satunya Dari Luar, Kepala Bapenda Bintan Setioso Ikut JPT Pratama Kepri
Koran Bintan.com | DOMPAK — Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bintan Mohd Setioso menjadi satu-satunya kandidat diluar lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) yang ikut mendaftarkan diri untuk mengisi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dilingkungan Pemprov Kepri.
Orangtua dari Mohd Nohantiyo Kumara, Mohd Akyastiyo Assamil, dan Mohd Dzakytiyo Qari Ahnaf ini akan bersaing bersama 23 nama lain dari internal Pemprov Kepri untuk memperebutkan delapan JPT Pratama yang saat ini sedang kosong atau dijabat oleh pelaksana tugas (plt).
Untuk diketahui, Mohd Setioso merupakan suami dari Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Bintan Isriyanti Parlina yang merupakan anak dari pasangan Misfar dan Isyarat Sultana yang tidak lain adalah kakak perempuan Ansar Ahmad, Gubernur Kepri saat ini.
Baca juga: Azwandi Dilantik Sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepri
Sementara dari rilis yang dikeluarkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan KORPRI Pemprov Kepri adapun delapan posisi yang kosong saat ini terdiri dari Inspektur Daerah, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kepala Dinas Perhubungan, dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
Sedangkan tiga posisi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama setara dengan eselon II.b adalah Kepala Biro Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang), Kepala Biro Hukum, serta Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ/UKPBJ).
Adapun 23 nama lain yang ikut meramaikan persaingan untuk memperebutkan delapan posisi JPT Pratama tersebut terdiri dari, Sekretaris Dinas Kesehatan dr. Yosei Susanti, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil, Laode Ardian Tawo Lumewa, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Aludin Andi, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan, Faizal, dan Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan, La Ode M. Faisal.
Kemudian terdapat nama Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Indra Hidayat. Indra Hidayat atau biasa disapa Indra Ambon sebelumnya pernah juga berdinas di lingkungan Pemkab Bintan sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Kepala Dinas Tenaga Kerja.
Berikutnya, Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUP Raja Ahmad Tabib (RAT) Tanjungpinang, Riowlita Agustien, Kepala Bidang (Kabid) Monitoring dan Evaluasi Badan Pengelola Perbatasan Daerah, Muchtadi, Kabid Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Disperindag, Andi Mardianus.
Kemudian Kabid Kepelabuhanan Dinas Perhubungan, Azis Kasim Djou, Kepala Bidang Pengembangan Aparatur BKD, Junainah, Kabid Pengadaan dan Sistem Informasi Kepegawaian BKD dan Korpri, Teuku Irvan, Kabid Perumahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, M. Abi Abraham, Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan, Susilo Budi Hartanto, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR-P, Sayed Wahidin Sudirohusodo, Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan, Susilo Budi Hartanto, dan Kabid Akuntansi dan Pelaporan BKAD, M. Ali Muttaqin.
Terakhir, Auditor Ahli Madya Inspektorat Daerah, Azakaria, Kepala Bagian Pembinaan dan Advokasi Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Rio Saputra, Kepala Bagian Bantuan Hukum Biro Hukum, Mukharom, Kepala Bagian Perundang-Undangan Biro Hukum, Diana Noviantari, Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Ahli Madya Inspektorat Daerah, Andry Tonnaya, Penata Perizinan Ahli Madya DPMPTSP, Putu Wirasata, dan Administrator Kesehatan Ahli Madya RSUP (RAT) Tanjungpinang, Amran Halim.
“Daftar ini mencakup pejabat administrator dari berbagai perangkat daerah, mulai dari sektor kesehatan, lingkungan hidup, hingga pengelolaan keuangan dan aset daerah,” kata Kepala BKD dan Korpri Kepri Yeny Trisia Isabella, Jumat (18/9/2026).
Dikatakan Yeny, proses talent pool ini menjaring pejabat administrator setingkat eselon III dari berbagai perangkat daerah. Jabatan ini katanya, merupakan jabatan target atau kritikal oleh Gubernur Kepri selaku Pejabat Pembina Kepegawaian.
Sedangkan anggota DPRD Kepri Rudy Chua mengatakan, pengisian jabatan definitif penting untuk menjaga kelancaran kinerja dan operasional organisasi perangkat daerah. “Tentu kita berharap pengisiannya segera mengisi jabatan-jabatan (kosong) itu,” kata Rudy.
Menurut Rudy, sistem manajemen talenta atau talent pool kini menjadi bagian dari proses pengisian jabatan tersebut. Namun dia mengingatkan, pentingnya kesesuaian kompetensi dalam menentukan pejabat yang mengisi posisi strategis di lingkungan birokrasi.
“Tentu harapannya adalah the right man in the right place,” tandas Rudy.(dre)