Pembalap Komunitas King Banana Cycling, Jawa Timur Sapu Jalanan Tour de Bintan, Juarai Kategori Grand Fondo Challenge 50-54 Male

BINTAN 22 Aug 2026 19:39 3 min read 162 views By Samsul
Pembalap Komunitas King Banana Cycling, Jawa Timur Sapu Jalanan Tour de Bintan, Juarai Kategori Grand Fondo Challenge 50-54 Male
Pembalap Komunitas King Banana Cycling dari Jawa Timur menguasai Tour de Bintan, raih posisi pertama dan ketiga Kategori Grand Fondo Challenge 50-54 Male.

Koran Bintan.com | LAGOI — Holili dari Komunitas King Banana Cycling asal Jawa Timur, yang dibentuk atas inisiatif Polda Jatim bersama para pehobi sepeda (cyclist) lokasl sukses meraih juara pertama dalam ajang Tour de Bintan Kategori Grand Fondo Challenge 50-54 Male.

Kemenangan tersebut menjadi hasil dari persiapan panjang, latihan disiplin, serta dukungan penuh dari tim. Usai memastikan diri menjadi yang terbaik, Holili mengaku merasa bangga dengan hasil yang diraih. “Alhamdulillah, bangga dan bisa finish strong,” kata Holili, Sabtu (22/8/2026).

Dia mengakui, persaingan balap sepeda pada ajang Tour de Bintan tahun ini menjadi tantangan tersendiri bagi dia dan teman-temannya. Pasalnya, ajang tersebut diikuti juga oleh peserta dari berbagai negara, sehingga persaingan berlangsung ketat dan kompetitif.

Baca juga : Khawatir Dampak Kabut Asap, Masjid Singapura Dihimbau Perpendek Khotbah Jum'at

Untuk menghadapi ajang ini, Holili mengakui melakukan persiapan sederhana namun konsisten. Seperti beristirahat yang cukup serta melakukan latihan sesuai program menjadi bagian utama persiapannya sebelum race.

Dikatakannya, salah satu titik paling menentukan dalam perlombaan yang dia ikuti berada di area tanjakan. Karakter rute Tour de Bintan yang rolling membuat kemampuan menghadapi tanjakan menjadi salah satu faktor penting untuk menentukan hasil akhir.

Kemenangan tersebut juga sempat berada dalam ancaman ketika sepeda mengalami kendala. Namun, masalah tersebut tidak sampai mengganggu hingga garis finis. “Sempat berpikir sepeda trouble, namun alhamdulillah sampai finish sepeda aman,” tambahnya.

Selain bersaing dengan pembalap dari berbagai negara, kondisi cuaca juga menjadi tantangan tersendiri bagi dirinya. Cuaca ekstrem panas yang menyengat disertai angin kencang membuat jalannya perlombaan semakin berat.

Holili menyebut salah satu tantangan terbesar adalah menghadapi lawan-lawan yang belum diketahui potensinya. Karena itu, kemampuan membaca situasi selama race menjadi sangat penting.

Kemenangan di Tour de Bintan pun tidak membuat Holili berhenti. Bersama komunitas King Banana, target berikutnya sudah dipasang, yakni kembali memburu gelar juara di berbagai event yang akan datang.

Di balik keberhasilan tersebut, peran tim menjadi faktor yang tidak kalah penting. Dukungan tim disebut sangat membantu Holili hingga akhirnya mampu mengamankan posisi puncak. “Tanpa dukungan tim kita tidak mungkin bisa juara,” imbuhnya.

Baca juga : Tak Cukup Kouta, Pendaftaran Komisaris dan Direktur BUMD PT. BKB Diperpanjang

Sementara itu, pembalap Affan Priyo Wicaksono dari Komunitas King Banana Cycling asal Jawa Timur, berhasil mengamankan posisi ketiga dalam ajang Tour de Bintan tahun ini. Hasil tersebut diraih setelah melewati persaingan ketat di peloton depan atau rombongan terdepan dengan kekuatan peserta yang cukup merata.

Mantan atlet nasional bola voli yang kemudian aktif bersepeda (cyclist) ini mengakui, balapan berlangsung seru sejak bendera start dikibarkan. Kondisi rute yang rolling, cuaca panas, serta angin menjadi sejumlah tantangan yang harus dihadapi sepanjang race.

“Alhamdulillah, perjalanan cukup seru dan persaingan ketat di peloton depan,” ujar Affan.

Hasil tersebut tak lepas dari persiapan yang dilakukan secara konsisten, mulai dari latihan, menjaga pola makan hingga recovery. Sebelum race, Affan juga telah memetakan sejumlah lawan terberat di kelasnya dan berusaha mempertahankan posisi di dalam rombongan depan.

Untuk menjaga stamina dan power, ia juga mempersiapkan asupan berupa minuman dan vitamin sejak awal balapan. “Persaingan sangat ketat di posisi 1, 2 dan 3. Saya terus bertahan di peloton depan,” tambahnya.

Bagi Affan, raihan juara tiga menjadi motivasi untuk terus berlatih lebih giat dan konsisten sesuai program. Ia juga mengapresiasi dukungan tim yang dinilai sangat berperan dalam pencapaiannya. “Saya sangat bangga bisa memberikan yang terbaik, karena support dari tim luar biasa,” tutup Kompol Affan.(sam)

Chat with us on WhatsApp