Akhirnya, Sekda Bintan Serahkan Rumah Dari PWI Bintan Untuk Akong Kim Leng

BINTAN 04 Sep 2026 20:58 4 min read 76 views By Samsul
Akhirnya, Sekda Bintan Serahkan Rumah Dari PWI Bintan Untuk Akong Kim Leng
Sekda Bintan Ronny Kartika didampingi Ketua PWI Bintan Harjo Waluyo dan Ketua PWI Kepri Saibansah menyerahkan kunci rumah kepada Kim Leng, Jumat (4/9/2026). (Foto: PWI Kepri)

Koran Bintan.com | SEBONG LAGOI — Akhirnya setelah lama dinanti-nanti, pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bintan menyerahkan satu unit rumah layak huni kepada Akong Kim Leng, warga lanjut usia yang hidup sebatang kara di Desa Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (4/9/2026).

Penyerahan rumah yang dibangun atas inisiasi dari pengurus PWI Bintan tersebut dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bintan Ronny Kartika dengan menyerahkan kunci rumah kepada Kim Leng.

Turut menyaksikan momen tersebut diantaranya, Ketua PWI Provinsi Kepri Saibansah Dardani, Wakapolres Bintan, Kompol Ahmad Rudi Prasetyo, anggota Komisi II DPRD Bintan Suhardi, para donatur, serta mitra kerja PWI Bintan.

Ketua PWI Kabupaten Bintan Harjo mengatakan, program bedah rumah yang ditaja PWI Bintan biasanya dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN). Namun, tahun ini mereka berinisiatif menambah satu kegiatan sosial dalam momentum peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-81.

“Biasanya kami melaksanakan setiap memperingati Hari Pers Nasional (HPN), namun tahun ini kami berikan satu kegiatan lagi sempena HUT RI ke-81 dengan tema nasionalisme membawa pers lebih kuat,” kata Harjo.

Baca juga: Ketua PWI Bintan Harjo : Pembangunan Rumah Akong Kim Leng Tinggal Finishing

Menurut Harjo, pembangunan rumah tersebut dilakukan karena kondisi Kim Leng yang dinilai membutuhkan perhatian segera. selain itu, adanya keterbatasan regulasi pemerintah dalam memberikan bantuan melalui program resmi rumah tidak layak huni (RTLH).

Bedah Rumah PWI BintanSekda Bintan Ronny Kartika didampingi Ketua PWI Bintan Harjo Waluyo, Ketua PWI Kepri Saibansah dan Pj Kades Sebong Lagoi Samsul Kamal Jalil meninjau rumah baru untuk tempat tinggal Kim Leng. (Foto : PWI)

“Secara regulasi, pembangunan rumah ini tidak bisa dibantu oleh pemerintah. Maka kami berinisiatif membangun rumah untuk Pak Kim Leng yang hidup sebatang kara,” kata harjo.

Harjo mengakui, salah satu pertimbangan utama para pengurus PWI Bintan adalah kondisi kehidupan Kim Leng sehingga PWI Bintan merasa perlu untuk turun tangan. 

Menurutnya, kepedulian terhadap warga lanjut usia dan kelompok rentan tidak semestinya berhenti pada batas administratif maupun regulasi. “Usianya (Kim Leng) sudah lanjut dan hidup sebatang kara. Kami melihat kondisi rumahnya dan kami merasa tidak tega. Toh, pada akhirnya kita juga akan tua,” ujar Harjo terdengar bijaksana.

Lebih jauh Harjo mengatakan, pembangunan rumah Kim Leng memakan waktu hampir 3 bulan, yang dimulai pada akhir Juni hingga 31 Agustus 2026. Total biaya yang dipergunakan untuk pembangunan rumah dengan ukuran 6x6 meter tersebut mencapai sekitar Rp60 juta.

Rumah tersebut memiliki dua kamar, ruang tamu, dapur, kamar mandi, berlantai semen, beratap dengan pondasi yang kokoh. "Dana pembangunan tersebut bersumber dari kas PWI Bintan, mitra kerja, serta dukungan lebih dari 50 donatur," ungkap Harjo.

Harjo berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian PWI, tetapi juga mendorong organisasi lain dan pemerintah untuk memperkuat kolaborasi dalam membantu masyarakat yang belum tersentuh program bantuan pemerintah.

“Kami mungkin belum maksimal. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih baik lagi dan ini menjadi motivasi bagi organisasi kemasyarakatan maupun pemerintah,” tandasnya.

Baca juga: Ketua PWI Kepri Tinjau Program Bedah Rumah PWI Bintan

Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Kepri Saibansyah Dardani menyampaikan apresiasi atas konsistensi PWI Bintan dalam menjalankan program tersebut. Menurutnya, fungsi organisasi profesi pers tidak semata berkaitan dengan aktivitas jurnalistik dan peliputan. 

PWI Bintan, kata Cak Iban, sapaan akrabnya, menunjukkan bahwa organisasi pers juga dapat mengambil peran sosial di tengah masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan PWI Bintan ini. Dan satu-satunya PWI di Indonesia, hanya PWI Bintan yang rutin menggelar kegiatan bedah rumah untuk warga yang betul-betul membutuhkan bantuan ini,” ujar Cak Iban.

Apresiasi juga disampaikan Sekda Bintan Ronny Kartika melihat kerja keras dan ketulusan para pengurus PWI Bintan. Sekda menilai program tersebut menunjukkan adanya ruang kolaborasi antara organisasi masyarakat, dunia usaha, lembaga sosial, dan pemerintah dalam mengatasi persoalan rumah tidak layak huni.

“Kami mengapresiasi dan terharu dengan apa yang dilakukan PWI Kabupaten Bintan. Ke depan kami akan memfasilitasi bagaimana program ini dapat bekerja sama dengan Pemkab Bintan,” janji Roni mengakhiri.(sam)

Chat with us on WhatsApp