Presiden Prabowo Lepas 432 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026 Aichi-Nagoya
Koran Bintan.com | JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto melepas Kontingen Indonesia yang akan berlaga di Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026. Prabowo menyebut olahraga memiliki peran penting dalam membentuk bangsa yang kuat dan sumber daya manusia yang unggul.
Pelepasan kontingen berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan kebanggaannya kepada para atlet yang mendapat kepercayaan untuk mewakili Indonesia di ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.
“Saya merasa bangga hari ini bisa berjumpa dengan saudara-saudara sekalian. Saya ingin menyampaikan bahwa olahraga adalah sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara karena bangsa yang berhasil, bangsa yang kuat adalah bangsa di mana rakyatnya kuat,” kata Prabowo.
Menurut Prabowo, kekuatan bangsa tidak hanya tercermin dari kemampuan fisik masyarakat, tetapi juga keterampilan dan semangat untuk berprestasi.
Baca juga: Prabowo : Pertama Kali dalam Sejarah RI, Negara Akan Kuasai Rantai Pasok Sendiri
“Rakyatnya kuat fisik, kuat keterampilan, kuat semangat, bangsanya itu berarti semangat kuat, bangsa itu terampil, dan bangsa itu berhasil,” ujar Presiden.
Prabowo menegaskan bahwa kesempatan menjadi wakil Indonesia di ajang internasional merupakan kehormatan sekaligus amanah. Para atlet diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa nama Indonesia di pentas Asia.
Persiapan menghadapi Asian Games juga dilakukan secara intensif oleh berbagai cabang olahraga. Sejumlah atlet menjalani pemusatan latihan dan uji coba di luar negeri untuk meningkatkan kemampuan teknis sekaligus mendapatkan pengalaman menghadapi calon lawan di Asian Games.
Dalam acara tersebut, Presiden Prabowo menyerahkan Bendera Merah Putih kepada perwakilan kontingen Indonesia. Bendera diterima atlet panjat tebing Veddriq Leonardo.
Veddriq merupakan peraih medali emas Olimpiade Paris 2024. Pada 2026, dia juga meraih medali emas IFSC Climbing World Series di Prancis.
Penyerahan bendera menjadi simbol amanah dan kepercayaan bangsa kepada para atlet yang akan bertanding membawa nama Indonesia.
Sebanyak 432 atlet akan memperkuat Kontingen Indonesia pada Asian Games XX Aichi-Nagoya. Para atlet tersebut akan bertanding di 35 cabang olahraga.
Sementara itu Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan cabang olahraga wushu telah menyiapkan 13 atlet untuk Asian Games 2026.
Saat ini, para atlet tersebut sedang menjalani pemusatan latihan dan sparring di Nanjing dan Henan, Tiongkok, sebagai persiapan menghadapi Asian Games 2026.
Baca juga: RAPBN 2027 : Belanja Negara Naik Jadi Rp4.097,2 Triliun, Defisit Ditargetkan 2,40 Persen
“Wushu sudah mempersiapkan 13 atlet. Dan saat sekarang sedang pelatihan di China, di Nanjing maupun di Henan,” ujar Airlangga dalam keterangan pers bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir.
Airlangga mengatakan latihan di Tiongkok ditujukan untuk memberikan pengalaman bertanding kepada atlet Indonesia dengan lawan yang memiliki level kompetitif serupa dengan peserta Asian Games.
“Tujuannya agar mereka mempunyai pengalaman sparing dengan atlet yang sama yang akan bertanding di Asian Games,” katanya.
Pemusatan latihan tersebut, lanjut Airlangga, dapat dilakukan selama tiga hingga empat bulan. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah melalui anggaran APBN untuk pembinaan olahraga nasional.
Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026 akan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 di Jepang. Sekitar 15 ribu atlet dari 45 negara dijadwalkan ambil bagian dalam ajang tersebut.(nck)