Prabowo : Pertama Kali dalam Sejarah RI, Negara Akan Kuasai Rantai Pasok Sendiri

IPOLEKSOSBUD 14 Aug 2026 19:12 2 min read 120 views By Fadhsa
Prabowo : Pertama Kali dalam Sejarah RI, Negara Akan Kuasai Rantai Pasok Sendiri
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dan dokumen pendukungnya, dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2026–2027 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Foto: BPMI Setpres.

Koran Bintan.com | JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto mengklaim, kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk pertama kalinya sepanjang sejarah negara ini akan menguasai rantai pasok sendiri. 

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat  menyampaikan Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dan dokumen pendukungnya, dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2026–2027 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

"Dengan Koperasi Merah Putih, untuk pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia dari sejak menerima kedaulatan, untuk pertama kali negara akan menguasai rantai pasok sendiri," ungkap Prabowo.

Baca juga : Siap-Siap KDKMP Kebanjiran Fasilitas Senilai Rp 3 Miliar

Lewat kemampuan negara menguasai rantai pasok sendiri, Ia menilai ke depan mampu meminimalisir risiko permainan harga pasokan di pasar. "Sehingga tidak bisa kita dipermainkan saudagar-saudagar yang hendak mempermainkan pasar," kata Presiden.

Prabowo juga mengklaim bahwa pemerintah RI tidak anti pasar, mengingat pergerakan pasar turut berkontribusi terhadap kinerja ekonomi. Sedangkan, kondisi pasar memungkinkan untuk dimanipulasi, dirusak hingga diatur oleh mereka yang menguasai modal besar. 

"Oleh karena itu, rakyat kita harus dibantu, harus diorganisir, harus diberdayakan melalui koperasi. Koperasi yang dibantu, diperkuat dan diberdayakan," kata Prabowo. 

Menyusul kondisi tersebut, Prabowo menegaskan untuk memperkuat ekonomi rakyat dari bawah dengan membangun KDKMP. 

Baca juga : Kata Presiden Prabowo, Semua Barang Subsidi Harus Disalurkan Lewat KDMP

Presiden membeberkan, saat ini pemerintah telah mendirikan 10 ribu Kopdes Merah Putih, 3.300 diantaranya sudah beroperasi optimal. Hingga akhir 2026, pemerintah optimistis menargetkan pembangunan 30 ribu Kopdes Merah putih yang semuanya beroperasi dengan baik.

Prabowo juga menekankan bahwa barang subsidi adalah uang rakyat, sehingga barang yang sudah disubsidi oleh uang rakyat adalah untuk rakyat dan bukan diperjual-belikan.

"Semua barang-barang subsidi akan disalurkan melalui Koperasi Merah Putih, sehingga barang-barang subsidi enggak boleh dan enggak bisa diperdagangkan," tandas Presiden.(han)

Chat with us on WhatsApp