Indonesia dan Uruguai Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sektor Peternakan

IPOLEKSOSBUD 22 Aug 2026 19:54 3 min read 154 views By Nick Wardi
Indonesia dan Uruguai Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sektor Peternakan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menerima kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri Uruguai Valeria Csukasi di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Jumat (21/8/2026).

Koran Bintan.com | JAKARTA —  Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto menerima kunjungan delegasi Uruguai yang dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri Uruguai Valeria Csukasi bersama Wakil Menteri Peternakan, Pertanian, dan Perikanan Uruguai Matías Carámbula, Duta Besar Uruguai untuk Indonesia Cristina González serta perwakilan dari Institut Daging Nasional (INAC) dan Institut Susu Nasional (INALE) Uruguai, di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Jumat (21/8/2026).

Pertemuan ini bertujuan untuk membahas peningkatan hubungan bilateral kedua negara di berbagai sektor, termasuk perdagangan, investasi, dan ketahanan pangan. Melalui penguatan kerjasama tersebut, kedua negara berkomitmen untuk mengoptimalkan potensi ekonomi yang saling menguntungkan, sekaligus menjadi langkah strategis yang diharapkan dapat memperkokoh hubungan kedua pihak.

Nilai perdagangan Indonesia dan Uruguai pada 2025 mencapai sekitar USD 112,5 juta, atau meningkat hingga 70,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, realisasi investasi langsung (FDI) Uruguai di Indonesia pada kuartal pertama dan kedua 2026 tercatat mencapai sekitar USD 606 ribu. 

Baca juga : Indonesia–Jerman Perkuat Kemitraan, Dorong Investasi, Pendidikan Vokasi, Hingga Transisi Energi

Kedua negara sepakat untuk terus mendorong percepatan proses menuju perundingan Indonesia-Mercosur Comprehensive Economic Partnership Agreement (IM-CEPA) untuk meningkatkan hubungan dagang kedua negara.

Indonesia dan Uruguai juga sepakat memperkuat kerja sama dalam konteks regional dan multilateral, termasuk dukungan Uruguai terhadap proses aksesi Indonesia ke Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP), serta penguatan kerja sama di lingkup OECD, mengingat Uruguai merupakan partner country OECD.

Sebagai bagian dari penguatan kerja sama di sektor pertanian dan peternakan, Uruguai menyampaikan ketertarikan untuk melaksanakan pelatihan peningkatan kapasitas (capacity building) bagi peternak Indonesia. Langkah kolaboratif ini didukung oleh reputasi Uruguai sebagai salah satu produsen dan eksportir daging sapi dan produk susu utama di Amerika Latin.

Menko Airlangga menegaskan, pertemuan ini merefleksikan komitmen kuat kedua negara untuk memperluas kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan, khususnya di tengah ancaman ketidakpastian global dan ketegangan geopolitik yang kian meningkat.

Baca juga : Menko Airlangga : Ketahanan Ekonomi RI Terus Menguat Di Tengah Ketidakpastian Global

"Indonesia dan Uruguai memiliki potensi besar untuk semakin memperkuat kerja sama di bidang perdagangan dan investasi, serta kolaborasi konkret di sektor peternakan. Kami optimistis kerja sama ini akan membawa manfaat nyata bagi pelaku usaha dan masyarakat di kedua negara," tandas Menko Airlangga.

Pertemuan bilateral ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Indonesia dan Uruguai untuk memperkuat hubungan ekonomi yang telah terjalin selama 60 tahun dan diharapkan dapat menjadi landasan bagi kerja sama yang lebih luas ke depan.

Turut hadir mendampingi Menko Airlangga dalam pertemuan tersebut yaitu Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Edi Prio Pambudi dan Plt. Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata sekaligus Staf Ahli Bidang Konektivitas dan Pengembangan Jasa Dida Gardera.(nck)

Chat with us on WhatsApp