Tabung Boiler Setrika Uap Londri Bocor, Sebuah Rumah di Kamboja Nyaris Hangus

BINTAN 11 Jul 2026 15:35 3 min read 213 views By Samsul
Tabung Boiler Setrika Uap Londri Bocor, Sebuah Rumah di Kamboja Nyaris Hangus
Petugas UPTD Damkar Tanjunguban terlihat melaksanakan pemadaman kebakaran di Jl. Datuk Syahbandar, Kampung Kamboja, Tanjunguban Selatan, Bintan Utara.

Koran Bintan.com | TANJUNGUBAN — Sabtu (11/7/2026) pagi, masyarakat Kampung Kamboja, Kelurahan Tanjunguban Selatan, Bintan Utara, Bintan dihebohkan dengan penampakan gumpalan asap hitam tebal membumbung ke langit dari arah sebuah warung yang berjualan pisang.

Sontak saja, kejadian ini menarik perhatian banyak warga yang lalu lalang untuk melihat apa yang sedang terjadi. Ternyata, usaha londri milik Joko Waluyo (62) yang berada di rumah utama mengalami kebakaran.

Pemilik rumah langsung melaporkan kejadian itu kepada petugas UPTD Damkar Tanjunguban melalui ponselnya. Tidak berapa lama, petugas UPT Damkar Tanjunguban dengan menggunakan armada operasional berupa satu unit mobil pemadam kebakaran (fire truck) langsung berangkat ke lokasi yang berjarak sekitar satu kilometer tersebut.

Petugas dengan seragam baju tahan api langsung mengarahkan selang penyemprot air ke sumber api. Tidak pakai lama, petugas pemadam kebakaran dibantu personel Polsek Bintan Utara, PLN ULP Tanjunguban, serta warga berhasil memadamkan api.

“Api berasal dari ruangan londri. Dugaan sementara disebabkan kebocoran tabung gas yang digunakan untuk setrika uap. Begitu mengetahui kejadian itu, kami langsung meminta bantuan warga dan menghubungi petugas pemadam kebakaran,” kata Joko.

Menurut Joko, usaha londri miliknya selama ini menggunakan setrika uap untuk melembutkan dan meluruskan pakaian milik konsumennya. Namun pagi itu, diduga ada kebocoran pada tabung gas LPG 3 kilogram yang biasanya dipergunakannya.

Alumni SMAN 2 Tanjungpinang tahun 1984 ini ini mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang sudah bertungkus lumus memadamkan api di kediamannya. 

"Alhamdulillah, api dapat dikendalikan sehingga tidak merambat ke seluruh bangunan maupun ke rumah tetangga," ujar Joko yang dikenal warga Tanjunguban sebagai pedagang pisang sejak puluhan tahun lalu ini.

Baca juga : Kebakaran Nyaris Ratakan Bangunan SMPN 15 Bintan Di Busung

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun ruangan londri mengalami kerusakan, Sementara itu, nilai kerugian materi masih dalam proses pendataan dan perhitungan.

Kepala UPTD Damkar Tanjunguban, Panyodi mengatakan, kebocoran tabung gas setrika uap bukan pertama kali terjadi di wilayah Kecamatan Bintan Utara. Beberapa waktu lalu, ledakan akibat kebocoran tabung gas juga pernah terjadi di usaha Laundry Box di Jalan Taman Sari, Tanjunguban.

saking kerasnya ledakan yang terjadi, membuat bangunan dinding ruko retak-retak dan memecahkan partisi kaca yang terpasang di depan pintu masuk ruko. Akibat kerasnya suara dentuman, membuat warga sekitar  berlarian keluar rumah.

Terkait kejadian ini, Panyodi menghimbau, kepada para pelaku usaha, terutama yang menggunakan peralatan berbahan bakar gas LPG, untuk menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) ditempat usahanya sebagai langkah antisipasipatif apabila terjadi kebakaran.

"Sebelum pulang, kita lakukan dulu proses pendinginan paska kebakaran. Untuk menurunkan suhu area dan memastikan tidak ada lagi titik api atau bara yang tersembunyi guna mencegah api menyala kembali," tandas Panyodi.(sam)

Chat with us on WhatsApp