Sekda Bintan Ikuti Rakor Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Bersama Irjen Kemendagri

BINTAN 22 Sep 2026 18:14 3 min read 23 views By Samsul
Sekda Bintan Ikuti Rakor Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Bersama Irjen Kemendagri
Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Ronny Kartika saat Rapat Koordinasi Pengawalan dan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Dengan Kementerian Dalam Negeri.

Koran Bintan.com | BINTAN BUYU — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara resmi menerbitkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 500-1981 Tahun 2026 tentang Tim Pemantauan, Pengawalan dan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah.

Langkah strategis ini diambil guna mengoptimalkan percepatan pembangunan ekonomi di daerah sekaligus mendukung tercapainya target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025-2029.

Pembentukan tim terpadu ini melibatkan jajaran pejabat di lingkungan Kemendagri yang diterjunkan langsung untuk mengawal pelaksanaan kebijakan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia. Setiap Koordinator Wilayah bertugas mengoordinasikan pemantauan, mengumpulkan data perkembangan ekonomi daerah, serta menyajikan analisis evaluatif sebagai bahan pertimbangan pimpinan dalam perumusan kebijakan.

Baca juga: 5 PNS Lulus Seleksi Calon Komisaris BUMD PT. Bintan Karya Bahari (Perseroda), Posisi Direksi Diperpanjang Lagi

Selain itu, tim juga bertanggung jawab melakukan verifikasi data sembilan langkah konkret percepatan pertumbuhan ekonomi melalui platform resmi https://kendaliekonomi.kemendagri.go.id paling lambat tanggal 20 setiap bulannya.

Rapat Koordinasi Pengawalan dan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah antara Kemendagri bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan dilaksanakan secara daring dari Ruang Media Center Kantor Bupati Bintan bersama Inspektur Jenderal Kemendagri RI, Irjen. Pol. (Purn) Sang Made Mahendra Jaya, Selasa (22/9/2026).

Sekretaris Daerah (Sekda) Bintan Ronny Kartika yang hadir dalam acara itu mengatakan, Pemkab Bintan telah membentuk Tim Pertumbuhan Ekonomi sejak 2025 dan terus memperkuat langkah strategis pada 2026. Fokusnya adalah mengubah data dan potensi daerah menjadi aksi nyata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Sekda memaparkan sejumlah potensi strategis Bintan, mulai dari pariwisata, industri, perdagangan dan jasa, pertanian, perikanan, UMKM hingga ekonomi kreatif. Posisi Bintan yang berada di jalur Selat Malaka dan Selat Singapura serta berhadapan langsung dengan Singapura dan Malaysia menjadi peluang dalam pengembangan investasi dan aktivitas ekonomi daerah.

Baca juga: Bintan–Klaten Jalin Kerja Sama, Berharap Perluas Pasar Produk UMKM Hingga Ke Singapura

Salah satu perhatian Pemkab Bintan adalah keberlanjutan operasional KEK Galang Batang, khususnya terkait kebutuhan pasokan bahan baku bauksit. Pemkab Bintan berharap adanya dukungan dan solusi bersama terhadap ketersediaan stockpile bauksit yang masih terdapat di wilayah Bintan.

“Dari data menjadi aksi, dari aksi menuju arah pertumbuhan ekonomi. Ini yang terus kami dorong di Kabupaten Bintan,” ujar Sekda.

Rakor tersebut menjadi bagian dari penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengawal berbagai program strategis, memperkuat investasi, serta menjaga dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan adanya pembagian peran yang terukur hingga level kabupaten/kota ini, Kemendagri optimistis koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dapat berjalan lebih efektif. Langkah terpadu ini diharapkan mampu mendorong pemerataan pembangunan serta mempercepat kebangkitan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia.(sam)

Chat with us on WhatsApp