Nelayan Bintan Utara Hanyut Hingga Ke Perbatasan Malaysia

BINTAN 07 Jul 2026 20:23 2 min read 223 views By Samsul
Nelayan Bintan Utara Hanyut Hingga Ke Perbatasan Malaysia
Tim gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Perairan Polres Bintan, Kantor Basarnas Tanjungpinang dan Pangkalan PLP Kelas II Tanjunguban sedang melakukan pencarian nelayan yang hanyut.

Koran Bintan.com | TANJUNGUBAN — Kejadian nelayan hanyut dari perairan Bintan Utara, Bintan dan masuk ke wilayah perairan negara Malaysia kembali terjadi lagi. Kali ini kejadian itu menimpa Septua Gusman Daeli, warga Kampung Bugis, Kelurahan Tanjunguban Utara, Kecamatan Bintan Utara yang berprofesi sebagai nelayan tradisional pada Selasa (7/7/2026).

Awalnya, Septua pamit kepada keluarganya untuk pergi ke laut mencari ikan menggunakan sampan dari pantai Pulau Putus. Namun sampai siang hari, Septua tidak pulang-pulang sehingga membuat khawatir keluarganya dan langsung melaporkan kepada pihak kepolisian.

Mendapatkan laporan itu, jajaran kepolisian dari Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Bintan langsung berkoordinasi dengan Kantor Basarnas Tanjungpinang dan Pangkalan PLP Kelas II Tanjunguban untuk melakukan pencarian.

Tim langsung melakukan penyisiran perairan Bintan Utara, mulai dari depan Pulau Putus hingga ke arah perbatasan Malaysia sepanjang sekitar 127 mil. Pada saat berada pada titik koordinat 1°8.217′N−104°14.940′E sekitar pukul 14.30 WIB, tim gabungan melihat dari kejauhan Septua terombang-ambing dipermainkan gelombang laut.

“Bagi kami, keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi. Begitu ada informasi warga kita yang hanyut dan membutuhkan pertolongan di laut, personel langsung kami kerahkan berkoordinasi dengan Basarnas Tanjungpinang dan KPLP Tanjunguban untuk melakukan pencarian,” kata PS Kasatpolairud Polres Bintan Iptu Syafril.

Rasa haru dan lega menyelimuti hati dan jiwa petugas gabungan saat melihat korban dalam kondisi selamat, sehat walafiat. Petugas langsung memberikan pertolongan pertama guna memastikan kondisi fisik korban dalam kondisi stabil. 

Sekitar pukul 15.00 WIB, korban langsung dibawa ke Pos Pangkalan PLP Kelas II Tanjunguban yang terletak di Jl. Yos Sudarso, Tanjunguban dimana disana keluarganya sudah menunggu dengan harap-harap cemas.

"Kita langsung serahterimakan kepada pihak keluarga yang sudah menunggu dengan cemas," ujar Iptu Syafril.

Aksi tanggap darurat yang ditunjukkan oleh Satpolairud Polres Bintan ini menjadi bukti nyata hadirnya Polri di tengah-tengah kesulitan masyarakat. Tidak hanya menjaga kamtibmas, Polri juga siap pasang badan dalam menjalankan misi-misi kemanusiaan demi memastikan keselamatan warganegara, kapanpun dan dimanapun.

Sebelum meninggalkan pos Pangkalan PLP Kelas II Tanjunguban, perwakilan keluarga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada personel Satpolairud Polres Bintan serta tim gabungan atas dedikasi dan kecepatan mereka dalam menyelamatkan anggota keluarga mereka.(sam) 

Chat with us on WhatsApp