Katanya, 15 Agustus Ini Jembatan Ekang dan Anculai Bakal Dibuka Kembali
Koran Bintan.com | TANJUNGPINANG — Pekerjaan preservasi jalan dan jembatan lintas barat yang berada di Jembatan Ekang dan Jembatan Anculai telah selesai dilakukan pengecoran badan jalan oleh kontraktor.
Saat ini kontraktor sedang menunggu proses pengujian kuat tekan beton yang dilakukan setelah umur beton mencapai 14 hari. Apabila tingkat kekuatan dari suatu mutu beton diterima dengan memuaskan maka ditargetkan pada pertengahan Agustus ini sudah dapat dilalui kendaraan pribadi dan sepeda motor.
"Pedoman Konstruksi dan Bangunan dari Kementerian Pekerjaan Umum, umur uji untuk kuat tekan beton ada 3 hari, 7 hari, 14 hari dan 28 hari. Kalau umur beton tujuh hari kami masih sedikit khawatir, jadi kami ambil umur beton 14 hari," ungkap Direktur PT. Bianglala Karya Utama (BKU), Mulyadi saat ditemui di Tanjungpinang, Rabu (5/8/2026).
Baca juga : Kunjungi BPJN Kepri, Bupati Bintan Roby Kurniawan Ajukan Proyek Prioritas
Mulyadi memperkirakan, sepeda motor dan kenderaan pribadi sudah dapat melintasi Jembatan Ekang dan Jembatan Anculai pada pada 14 atau 15 Agustus 2026.
Disinggung apakah kenderaan-kenderaan bertonase besar seperti bis pariwisata, truk pengangkut bahan bakar minyak maupun truk ekspedisi berukuran panjang bisa melewati jembatan-jembatan tersebut, Mulyadi memohon agar itu tidak dilakukan dulu.
“Mobil besar seperti mobil tangki jangan lewat situ dulu. Mudah-mudahan awal bulan depan (September) sudah bisa dilewati semua kendaraan,” pinta Mulyadi.
Lebih jauh Mulyadi mengatakan, pekerjaan selanjutnya setelah itu adalah pengaspalan bagian oprit dan pekerjaan lapis tambahan atau overlay. "Saat ini alat kita sedang melakukan overlay aspal di jalanan menuju kawasan Simpang Lagoi. Setelah pekerjaan selesai nanti seluruh alat berat akan kita pindahkan ke Jembatan Ekang," kata Mulyadi.
Dia menegaskan kalau progres keseluruhan pekerjaan preservasi jalan dan jembatan lintas barat saat ini telah melampaui angka 80 persen. “Kalau total pekerjaan progresnya di atas 80 persen. Untuk kedua jembatan kurang lebih sama karena tinggal tahap finishing,” tandas Mulyadi.
Sementara dikutip dari portal pu.go.id, jembatan Ekang memiliki panjang bentang sekitar 170 meter, sedangkan jembatan Anculai memiliki panjang bentang 290 meter yang menghubungkan Desa Ekang Anculai dan Kampung Rekoh, Desa Penaga.
Baca juga : Pekerjaan Preservasi Jalan Dan Jembatan Lintas Barat Sudah di Piling
Jalan Lintas Barat yang melewati beberapa wilayah desa di Kabupaten Bintan dihubungkan melalui enam jembatan yang dibangun menggunakan dana APBN Murni. Jembatan Busung menjadi pembuka sepanjang 260 meter yang menghubungkan Desa Busung dan Desa Kuala Sempang.
Selain itu ada juga jembatan Sei Bintan yang berada di bawah Gunung Bintan memiliki panjang bentang 120 meter yang menghubungkan beberapa kampung di Desa Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan.
Kemudian ada jembatan Kang Boy, dimana jembatan ini merupakan jembatan terpanjang pada jalan lintas barat dengan panjang bentang 360 meter.
Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pembangunan Jalan dan Jembatan Kepulauan Riau, Kementerian Pekerjaan Umum RI menargetkan seluruh pekerjaan di jalan lintas barat akan berakhir pada Desember tahun ini.(sam)