Pelaku Penganiayaan Karyawati Four Points Lagoi Masih Misterius

BINTAN 23 Jun 2026 21:43 2 min read 17 views By Samsul
Pelaku Penganiayaan Karyawati Four Points Lagoi Masih Misterius
AKP Jul Ilham bersama isteri usai pelantikan sebagai Kapolsek Bintan Utara di mako Polres Bintan.

Koran Bintan.com | TANJUNGUBAN — Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan kasus penganiayaan yang menimpa DW (24), karyawan Four Points by Sheraton Bintan, Lagoi Bay yang terjadi di jalan raya Ekang Anculai, Teluk Sebong, Selasa (16/6/2026) dini hari.

Kapolsek Bintan Utara, AKP Jul Ilham mengatakan, DW merupakan korban penganiayaan oleh orang yang tak dikenal, dan bukan korban begal. Seluruh harta dan barang milik korban tidak ada yang hilang usai kejadian tersebut," kata Kapolsek Jul, Selasa (23/6/2026).

Berdasarkan laporan yang diterima, saat kejadian, korban pulang kerja menggunakan kendaraan roda dua. Saat melintasi lokasi tempat kejadian perkara (TKP), tiba-tiba korban ditendang oleh seseorang.

Tendangan pertama yang diterima korban tidak membuat dia jatuh. Hal ini mungkin membuat pelaku kesal dan melancarekan kembali tendangannya ke korban yang sedang diatas motor. "Tendangan kedua membuat korban jatuh dan masuk ke semak-semak," ungkap mantan Kapolsek Gunung Kijang, Polres Bintan ini.

Setelah masuk ke semak-semak, korban langsung dianiaya dengan cara  dipukul dan diinjak-injak pada bagian kepala. Akibat aksi brutal pelaku, korban mengalami luka serius pada bagian kepalanya.

Korban sempat tidak sadarkan diri usai mendapatkan perlakuan brutal tersebut. Saat sadar, korban keluar dari semak-semak dengan berjalan tertatih-tatih ke arah jalan raya untuk meminta tolong kepada kenderaan atau warga yang lewat.

Karena mengalami luka cukup serius pada bagian kepala, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Engku Haji Daud di Tanjunguban, Bintan. Namun kemudian mendapatkan rujukan ke Rumah Sakit Angkatan Laut (Rumkital) Dr. Midiyato Suratani di Tanjungpinang untuk operasi pada bagian kepala.

"Kita belum bisa meminta keterangan dari korban karena kondisi kesehatannya yang baru selesai melaksanakan operasinya. Kita tunggu sampai fisik dan mentalnya kembali membaik," kata mantan Kanit Lantas Polsek Bintim ini.

Saat ini korban sedang menjalani proses penyembuhan dirumahnya. Dari hasil pemeriksaan sementara, menurut dari pengakuan korban, ia tidak memiliki masalah dengan siapapun, dan juga tidak mengenal pelaku.

“Dari pengakuan korban, ia tidak memiliki masalah dengan siapapun. Dengan pelaku, korban pun tidak mengenalnya. Seingat korban, pelaku yang menendangnya memakai sepatu bot,” tandas Polisi Teladan Periode Mei dan Juni 2023 Tingkat Polres Bintan ini.(sam)

Chat with us on WhatsApp