Kodim 0315/Tanjungpinang Resmikan Penggunaan Jembatan Armco Toapaya Utara
Koran Bintan.com | TOAPAYA — Selama ini warga Kangboi Dalam, Desa Toapaya Utara, Toapaya, Bintan kalau ingin berurusan ke Kantor Desa di KM 40 jalan lama Tanjungpinang-Tanjunguban harus menempuh perjalanan 3-4 kilometer. Hal ini disebabkan kondisi jalan yang memutar dan belum adanya jembatan yang melintasi Sungai Kangboi Dalam.
Namun berkat kerja keras personil Komando Distrik Militer (Kodim) 0315/Tanjungpinang melalui Program pembangunan Jembatan Armco sesuai arahan langsung dan perintah dari Presiden Prabowo Subianto kini masyarakat Toapaya Utara telah memiliki sebuah jembatan sepanjang 12 meter dengan lebar 4 meter.
Berkat kehadiran jembatan tersebut, kini jarak tempuh hanya memakan waktu sekitar 5 hingga 10 menit menggunakan kendaraan sepeda motor.
Peresmian penggunaan jembatan dilaksanakan oleh Kodim 0315/Tanjungpinang pada Sabtu (20/6/2026). Dihadiri Perwira Seksi Teritorial (Pasi Ter) Kodim 0315/Tanjungpinang Mayor Infanteri Sangkot, Kepala Desa Toapaya Utara Sayet, personil Kodim 0315/Tanjungpinang dan masyarakat.
Mayor Infanteri Sangkot mengatakan, pembangunan jembatan berhasil diselesaikan sesuai target meskipun sempat menghadapi kendala cuaca. “Pembangunan Jembatan Armco di Kangboi Dalam telah selesai 100 persen dalam waktu 35 hari sesuai batas waktu yang diberikan. Walaupun kondisi cuaca tidak menentu, pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu,” kata Mayor Sangkot.
Menurutnya, jembatan tersebut merupakan Jembatan Armco Garuda kedua yang diresmikan Kodim 0315/Tanjungpinang. Sebelumnya, jembatan serupa telah dibangun dan dioperasikan di kawasan Sungai Mentras, Desa Toapaya Selatan.
Selain dua jembatan tersebut, Kodim 0315/Tanjungpinang saat ini masih mengerjakan empat proyek jembatan beton di sejumlah lokasi di Kabupaten Bintan. Seluruh proyek ditargetkan selesai pada awal Juli 2026.
“Kami masih memiliki empat jembatan yang sedang dikerjakan dengan durasi pengerjaan yang sama. Targetnya selesai pada 4 Juli mendatang,” ujar Sangkot.
Ia berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. “Jembatan ini diharapkan mendukung aktivitas warga dan memperlancar mobilitas masyarakat sehari-hari,” katanya.
Kepala Desa Toapaya Utara, Sayet, menyambut baik kehadiran jembatan tersebut. Menurut Pakde, demikian dia disapa, warga selama ini harus menempuh perjalanan memutar sejauh sekitar tiga hingga empat kilometer untuk mencapai kantor desa yang berada di KM 40 Kampung Kangboi.
“Dengan adanya jembatan ini, akses masyarakat menjadi lebih dekat. Anak-anak yang bersekolah dan warga yang beraktivitas sehari-hari kini lebih mudah menjangkau pusat desa,” ujar Pakde.
Ia mengatakan pembangunan jembatan dilokasi tersebut sudah sering diajukannya melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan hingga kabupaten maupun melalui pengajuan Anggaran Dana Desa (DD).
Namun, realisasi pembangunan baru terwujud melalui program yang melibatkan TNI. “Dengan adanya jembatan ini, akses masyarakat menjadi lebih dekat. Anak-anak yang bersekolah dan warga yang beraktivitas sehari-hari kini lebih mudah menjangkau pusat desa,” ujar Pakde.
"Semoga sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat terus terjalin, terutama dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah Toapaya Utara yang memiliki cakupan wilayah cukup luas dan masih membutuhkan peningkatan sarana pendukung," harap Pakde mengakhiri.(sam)