Menteri P2MI Resmikan Migrant Center Politeknik Pariwisata Batam (BTP)

KEPRI 08 Jun 2026 20:46 3 min read 28 views By Iwan Makbul

Share berita ini

Menteri P2MI Resmikan Migrant Center Politeknik Pariwisata Batam (BTP)
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin didampingi Ketua Badan Pembina Yayasan Vitka Dr. H. Asman Abnur, SE, M.Si serta Direktur Politeknik Pariwisata Batam Siska Amelia Maldin, meresmikan pengoperasian Migrant Center Politeknik Pariwisata Batam (BTP), Senin (8/6/2026) malam.

Koran Bintan.com | BATAM — Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Drs. H. Mukhtarudin meresmikan pengoperasian Migrant Center Politeknik Pariwisata Batam (BTP), Senin (8/6/2026) siang.

 

Migrant Center adalah pusat layanan terpadu yang menyediakan informasi, edukasi, pendampingan, pelatihan, serta pengembangan karier internasional bagi mahasiswa, alumni, dan masyarakat yang berminat merajut karier di luar negeri.

 

Turut mendampingi Menteri P2MI diantaranya, Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Kepulauan Riau Kombes Pol Iman Riyadi, SH, MH, Ketua Badan Pembina Yayasan Vitka Dr. H. Asman Abnur, SE, M.Si serta Direktur Politeknik Pariwisata Batam Siska Amelia Maldin, MPd.

 

Sebelumnya, Menteri P2MI Muhtarudin menghadiri beberapa agenda penting di Gedung Daerah, Tanjungpinang. Mukhtarudin menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) antara Kemen P2MI dengan Pemerintah Provinsi Kepri, Pemko Tanjungpinang, Pemkab Karimun, Politeknik Negeri Batam, serta Batam Tourism Polytechnic.

 

Usai dari Tanjungpinang, rombongan Menteri P2MI bertolak ke Batam untuk meresmikan Migrant Center Politeknik Pariwisata Batam (BTP) yang terletak di Jl. Gajah Mada, Tiban Lama, Sekupang, Kota Batam.

 

Rombongan disambut hangat dengan tradisi Oshibori dan Welcome Drink oleh jajaran manajemen BTP. Menteri P2MI diajak berkeliling bangunan kampus untuk melihat berbagai fasilitas pembelajaran dan laboratorium praktik unggulan berstandar internasional yang dimiliki BTP. 

 

Seperti Laboratorium Mixology, Laboratorium Barista, Individual Kitchen (dukungan Bank Indonesia Kepulauan Riau ), Restaurant Numero Uno, hingga fasilitas praktik akomodasi perhotelan seperti Superior Room, Deluxe Room, dan Junior Suite Room. 

 

Dalam sambutan selamat datangnya, Ketua Dewan Pembina Yayasan Vitka, Asman Abnur mengatakan, kehadiran Migrant Center BTP merupakan bentuk kontribusi nyata dunia pendidikan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang berdaya saing global.

 

"Kita harus memastikan bahwa generasi muda Indonesia memiliki akses terhadap informasi, pelatihan, dan peluang kerja internasional yang berkualitas. Migrant Center ini diharapkan menjadi jembatan yang menghubungkan talenta-talenta terbaik bangsa dengan peluang karir global yang aman, profesional, dan berkelanjutan," ujar Asman Abnur penuh harap.

 

Sementara itu, Menteri P2MI Mukhtarudin dalam sambutannya, menegaskan pentingnya kolaborasi strategis paska penandatangan MoU yang baru saja dilaksanakan di Tanjungpinang.

 

“Pekerja migran Indonesia merupakan aset bangsa yang memiliki kontribusi besar bagi perekonomian nasional. Kehadiran Migrant Center di lingkungan perguruan tinggi seperti BTP menjadi langkah nyata untuk memberikan informasi, pendampingan, dan perlindungan sejak tahap persiapan, sehingga generasi muda dapat bekerja di luar negeri dengan kompetensi yang unggul dan perlindungan yang optimal," tegas Menteri P2MI.

 

Puncak acara ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita BTP Migrant Centeroleh Menteri P2MI di Ruangan 205 Lantai 2 Politeknik Pariwisata Batam.  Muhtarudin didampingi Ketua Dewan Pembina Yayasan Vitka Asman Abnur serta jajaran pimpinan Politeknik Pariwisata Batam dan Direktur BTP Siska Amelia Maldin.

 

Acara ditutup dengan foto bersama  sebagai simbol solidnya komitmen bersama dalam memperkuat perlindungan serta pemberdayaan pekerja migran Indonesia.  


"Apresiasi dan  terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan bersinergi dalam mewujudkan tata kelola pelayanan dan pelindungan PMI yang lebih baik di wilayah Kepulauan Riau," tandas Direktur BTP Siska Amelia Maldin.(wan)

>>