Kabar Gembira! ASDP Tambah Dermaga Baru di Tanjunguban

BINTAN 03 Jun 2026 14:52 3 min read 22 views By Samsul
Kabar Gembira! ASDP Tambah Dermaga Baru di Tanjunguban
KMP Barau, salah satu armada milik PT. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) yang setia melayani melayani lintasan penyeberangan Tanjunguban, Bintan - Telaga Punggur, Batam.

Koran Bintan.com | TANJUNGUBAN — PT. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) akan menambah fasilitas tambahan berupa pembangunan dermaga alternatif di pelabuhan Tanjunguban, Bintan dan pembangunan sarana fasilitas tambat (dolphin) di pelabuhan Telaga Punggur dan Tanjunguban.

Pembangunan ini bertujuan untuk mengurai antrean, meningkatkan kapasitas layanan bongkar muat kendaraan dan penumpang, serta memperlancar konektivitas. Selama ini, ASDP hanya memiliki satu pelabuhan saja untuk melayani lintasan penyeberangan Tanjunguban-Telaga Punggur, Batam.

Supervisi PT. ASDP Tanjunguban, Ainul Yaqin, membenarkan kabar penambahan dermaga baru di pelabuhan Tanjunguban. "Proyek pembangunan dermaga ini dikelola langsung oleh ASDP pusat dan pelaksanaannya dipercayakan kepada PT Nindya Karya," ungkap Ainul yang ditemui, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, PT. Nindya Karya akan membangun kantor operasional di dalam kawasan pelabuhan. Setelah itu, proses pembangunan dermaga baru akan dilaksanakan di area yang bersebelahan dengan dermaga yang telah beroperasi saat ini.

Disinggung besaran anggaran pekerjaan pembangunan dermaga baru tersebut, Ainul mengaku tidak mengetahui secara rinci nilai anggaran yang dialokasikan untuk proyek pembangunan tersebut. “Saya sebagai Supervisi hanya pengawasan di lapangan saja,” katanya.

Ainul memprediksikan, dermaga baru tersebut ditargetkan akan mulai dipergunakan pada tahun 2027, tentunya setelah seluruh proses pembangunan selesai dilaksanakan. “Mudah-mudahan, tahun 2027 sudah bisa dimanfaatkan," tandas dia.

Sementara itu pada 6 November 2025 lalu, PT. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melalui Divisi Rantai Pasok melalui lamannya www.asdp.id mengumumkan Tender Umum Pekerjaan Pembangunan Dermaga Alternatif di Pelabuhan Tanjunguban, Bintan, Pembangunan Dolphin di Pelabuhan Telaga Punggur, Batam dan Tanjunguban, dan Pembangunan Dermaga II di Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok, Bangka Barat, Bangka Belitung.

Dalam pengumuman tersebut, tercantum beberapa syarat-syarat pendaftaran yang wajib untuk dilengkapi. Diantaranya memiliki Sertifikat ISO 9001 (Sistem Manajemen Mutu), ISO 45001 (Sistem Manajemen K3),  ISO 14001 (Sistem Manajemen Lingkungan) dan Sertifikat Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang dikeluarkan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI).

Selain itu peserta juga diwajibkan melampirkan pengalaman pekerjaan jasa untuk pekerjaan pembangunan dermaga dan fasilitas pendukungnya senilai minimal Rp 50 miliar selama lima tahun terakhir.

PT Nindya Karya (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang saat ini dikelola oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Saat ini PT. Nindya Karya bergerak di bidang General Contractor, EPC, dan Investasi dengan empat pilar bisnis utama, yaitu Kontruksi, Investasi, Manufaktur, dan Real Estate Management.

PT Nindya Karya (Persero) telah mengerjakan berbagai proyek di seluruh Indonesia. Proyek yang dikerjakan termasuk irigasi, bendungan, dermaga, bangunan industri dan ECP, bandara, rumah sakit, apartemen, hotel, jalan raya, jalan tol, jembatan, bangunan olahraga dan pendidikan, serta bangunan komersial lainnya.(sam)

Chat with us on WhatsApp