Dirut ASDP : Pengembangan Pelabuhan Tanjunguban Langkah Strategis Jawab Pertumbuhan Mobilitas dan Distribusi Logistik

BINTAN 18 Jun 2026 08:03 3 min read 33 views By Samsul
Dirut ASDP : Pengembangan Pelabuhan Tanjunguban Langkah Strategis Jawab Pertumbuhan Mobilitas dan Distribusi Logistik
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo didampingi Direktur Teknik Nana Sutisna dan Direktur SDM dan Layanan Korporasi Ardhi Ekapaty serta Kepala BPTD Kelas II Kepulauan Riau Dini Kusumahati menekan tombol sirine tanda dimulainya Ground Breaking Dermaga 2 Tanjunguban.

Koran Bintan.com | TANJUNGUBAN — Direktur Utama (Dirut) PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo menegaskan, pengembangan Pelabuhan Tanjunguban, Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) merupakan langkah strategis untuk menjawab pertumbuhan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik yang terus meningkat.

Setiap dermaga yang dibangun ASDP bukan hanya sekadar membangun infrastruktur fisik saja. Apa yang lebih terpenting adalah sebagai penghubung berbagai peluang ekonomi, pengembangan sektor pariwisata, dan peningkatan daya saing daerah. 

"Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen ASDP dalam mewujudkan visi We Bridge the Nation, menghubungkan wilayah sekaligus membuka akses terhadap pertumbuhan yang lebih inklusif,” ujar Heru saat meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) Pembangunan Dermaga 2 dan peningkatan kapasitas Dermaga 1,  Kamis (18/6/2026).

Turut hadir dalam acara itu, Direktur Teknik  PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Nana Sutisna, Direktur SDM dan Layanan Korporasi  PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ardhi Ekapaty, Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Ronny Kartika, Kepala Dinas Perhubungan Kepri Junaidi, Kasi Logistik Kasrem Korem 033/Wira Pratama Kolonel Inf. Elri Priyanto, Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Kepri Kombes Pol. Ade Mulyana, Kepala BPTD Kelas II Kepulauan Riau Dini Kusumahati, Direktur Operasi 1 PT. Nindya Karya (Persero) Fatchurrohman, dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, serta manajemen PT. ASDP.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad dalam sambutannya mendukung Pembangunan Dermaga 2 dan peningkatan kapasitas dermaga 1, PT. ASDP di Tanjunguban. 

Menurut Ansar, peningkatan fasilitas pelabuhan menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antarpulau di Provinsi Kepri yang didominasi wilayah perairan. Ia berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana sehingga memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

PT. ASDP akan membangun Dermaga 2 sepanjang 119,48 meter yang dirancang melayani kapal hingga 1.000 Gross Tonnage (GRT). Dermaga ini akan dilengkapi movable bridge berkapasitas 80 ton guna memperlancar proses bongkar muat kendaraan dan penumpang.

Secara bersamaan, kapasitas Dermaga 1 juga ditingkatkan melalui penguatan infrastruktur dan fasilitas sandar sehingga mampu melayani kapal hingga 2.000 GRT dengan panjang sandar mencapai 200,90 meter.

Rampung Akhir Tahun

General Manager PT. ASDP Cabang Batam Reno Yulianto mengatakan, selain pengembangan di Tanjunguban, ASDP juga melaksanakan rehabilitasi Dermaga I Pelabuhan Telaga Punggur, Batam untuk meningkatkan aspek keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi layanan transportasi penyeberangan di wilayah Kepri.

“Seluruh pekerjaan ini kami targetkan dapat selesai dan beroperasi optimal pada akhir tahun 2026 ini," harap Reno. ASDP memiliki komitmen untuk terus menghadirkan layanan penyeberangan yang semakin prima guna mendukung mobilitas masyarakat, kelancaran rantai pasok, dan aktivitas ekonomi daerah.

Saat ini Pelabuhan Tanjunguban melayani tiga lintasan penyeberangan, dengan lintasan Tanjung Uban–Telaga Punggur sebagai salah satu rute tersibuk. Pada lintasan tersebut, ASDP mengoperasikan KMP Tanjung Burang dan KMP Baru untuk melayani pergerakan penumpang dan kendaraan antarwilayah.

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, Pelabuhan Tanjunguban telah melayani 301.221 penumpang dan 131.684 kendaraan. Tingginya trafik tersebut menjadi dasar penting pengembangan kapasitas pelabuhan agar layanan semakin lancar, aman, nyaman, dan efisien.

“Sebagai operator penyeberangan yang andal, kami memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di Kepulauan Riau,” tandas Heru.(sam)

Chat with us on WhatsApp