Wow! Kantor Imigrasi Tanjunguban Ganti Nama Jadi Imigrasi Bintan
Koran Bintan.com | TANJUNGUBAN — Sepertinya posisi geografis Kota Tanjunguban, Bintan Utara, Bintan menjadi perhatian khusus bagi banyak instansi vertikal. Sebut saja Satuan-Satuan TNI AL bertaraf nasional seperti Pangkalan (Lanal) TNI AL Bintan, Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan (Fasharkan) TNI AL, Satuan Pendidikan (Satdik) TNI AL, Satuan Kapal Patroli (Satrol) Komando Daerah Angkatan Laut IV, Satuan Angkutan (Satran) Koarmada I TNI AL dan Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada I TNI AL.
Kemudian, markas Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) milik Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan RI yang wilayah kerjanya dimulai dari ujung barat Pulau Sumatera, meliputi Selat Malaka, Selat Singapura, hingga ke perairan Laut Natuna.
PT.Pertamina (Persero) juga melihat Tanjunguban sebagai lokasi yang sangat strategis untuk menarik konsumen lokal dan internasional. Untuk menyambut arus bolak-balik di node perdagangan dunia, 7 dermaga telah dibangun dan siap untuk menerima atau mentransfer bahan bakar dan LPG baik untuk pasar domestik maupun internasional.
Terbaru, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI juga tidak mau ketinggalan menjadikan Tanjunguban sebagai wilayah strategis mereka dengan menaikkan status Kantor Imigrasi Tanjunguban menjadi kantor Imigrasi Bintan.
"Dalam waktu dekat, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Uban akan berubah nama menjadi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bintan dan akan ada penambahan perluasan wilayah kerja," ungkap Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjunguban, Adi Hari Pianto saat acara Ngobrol Perihal Imigrasi Bareng Teman Media (Ngopi Bang Tedi) di Kantornya, Jl. Indunsuri, Kamis (18/6/2026).
Kalau sebelumnya wilayah kerja Imigrasi Tanjunguban terdiri dari tiga Kecamatan, masingh-masing Kecamatan Bintan Utara, Seri Kuala Lobam dan Teluk Sebong. Maka dengan perubahan ini wilayah kerjanya menjadi tujuh kecamatan dengan penambahan Kecamatan Teluk Bintan, Bintan Pesisir, Mantang, dan Tambelan.
Adi mengatakan, perluasan wilayah kerja ini lebih difokuskan pada kemudahan akses bagi masyarakat di wilayah terpencil. “Yang penting buat kami, masyarakat bisa merasakan manfaat layanan keimigrasian dan tidak perlu jauh-jauh datang, dan menghemat ongkos dalam pembuatan paspor," ujar Adi.
Selain itu dalam waktu dekat, Kantor Imigrasi Tanjunguban akan menggelar kegiatan tanggung jawab sosial atau sosial corporate social responsibility (CSR) dengan menggandeng RS Engku Haji Daud atau RS Busung.
"Kita akan menggelar kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk masyarakat yang akan dilaksanakan pada 22–26 Juni 2026, bekerja sama dengan RS Engku Haji Daud atau RS Busung," ungkap Adi.
Layanan kesehatan gratis ini katanya, merupakan salah satu bentuk nyata Kantor Imigrasi Tanjunguban dalam tmeningkatkan kualitas pelayanan untuk masyarakat.
Terakhir, inovasi yang akan dilakukan adalah memberikan pelayanan Eazy Passport pada Event e-Sport Internasional yang akan dilaksanakan di Lagoi pada 27–28 Juni 2026 mendatang. "Inovasi ini bertujuan memanfaatkan keramaian publik agar masyarakat tetap bisa mengurus paspor meski di hari libur," tandas Adi.(sam)